Ikan Koi — Jika suatu ketika anda melihat Koi-koi anda terserang penyakit kulit secara masal misalnya, maka anda dapat merawat kolam dengan menggunakan larutan PK. Perlakuan seperti ini di maksudkan untuk membunuh parasit dan bakteri yang menyerang semua koi di dalam kolam. PK mengoksidasi bahan organik, termasuk pada permukaan bakteri dan parasit yang menyebabkannya.

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membebaskan (by pass) sistem filter biologi yang ada pada kolam anda. Mengapa demikian? Sebab larutan PK dapat membunuh bakteri yang ada di dalam ruang filter. Setelah itu, tambahkan aerasi (gelembung udara) di dalam kolam untuk menambah pasokan oksigen yang diperlukan. Bila perlu, tambahkan extra pump untuk meningkatkan gerakan air.
Jika kolam anda cukup luas dan dalam, maka anda dapat mengurangi volume air kolam secukupnya untuk menghemat penggunaan obat.
Selanjutnya tuangkan kristal PK ke dalam sebuah wadah atau ember yang berisi air sesuai dosis yang tepat kemudian aduk beberapa menit hingga PK terlarut seluruhnya. Setelah itu, tebarkan larutan PK di dalam ember tersebut ke seluruh penjuru kolam secara merata. Kondisi air kolam anda tentu akan berubah menjadi berwarna ungu karena telah tercampur dengan larutan PK. Tak perlu khawatir karena memang begitulah kondisinya.
Biarkan kolam, anda selama 6–8 jam, namun sesekali anda perlu mengamati Koi-koi anda. Jika larutanPK yang dimasukkan ke dalam kolam terlalu pekat (over dosis) maka koi anda akan memberikan reaksi antara lain dengan meloncat-loncat, jika menemukan kondisi ini segera tambahkan air kolam agar kepekatan larutan berkurang. Setelah beberapa jam terendam larutan PK, warna air kolam secara berangsur berubah menjadi kecoklatan.
Setelah masa perawatan selama 6–8 jam berakhir, maka yang perlu anda lakukan adalah dengan menaburkan Hidrogen Peroksida (H202) untuk menetralisir PK yang terlarut di dalam air kolam. Atau cara lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan mengurangi sebagian air kolam dan memasukkan air baru secara bertahap.
Dosis :
3 gram Kalium Permanganat (PK) per 1.000 L air
20 ml Hidrogen Peroksida per 1.000 L air
Kalium Dip
Kalium dip digunakan untuk membunuh semua parasit dan bakteri yang mungkin ada pada Koi yaitu dilakukan dengan cara merendam koi pada larutan PK yang pekat namun berlangsung dalam waktu yang singkat. Metode ini digunakan untuk mengobati beberapa Koi saja yang terserang penyakit, tanpa mengganggu Koi lainnya yang ada di kolam.
Untuk melakukan metode ini, perlu melakukan hal berikut ini :
- Maksimal 5 menit per Koi
- Siapkan wadah pertama berupa wadah plastik (ember) untuk menampung larutan PK. Wadah harus cukup dalam sehingga air dapat menutupi seluruh tubuh ikan.
- Siapkan wadah kedua berupa wadah plastik untuk air bersih. Wadah harus cukup menampung air hingga menutupi air hingga menutupi seluruh tubuh Koi.
- Dosis : 1 ppm atau 1 g kalium permanganat (PK) per 10 liter air
- Hati-hati percikan air dapat melukai mata anda. Pakailah sarung tangan karet untuk melindungi iritasi pada kulit.
- Tambahkan airstone (aerasi) pada wadah untuk menambah pasokan oksigen
- Koi yang lebih kecil membutuhkan waktu perendaman lebih singkat koi yang lebih besar dapat dibiarkan hingga 8 menit
- Jika koi mulai menjadi setres dan melompat, lepaskan segera dari wadah pertama dan letakkan di wadah kedua.
- Setelah koi direndam beberapa saat di dalam wadah pertama, kemudian pindahkan ke wadah kedua. Ketika koi berada di dalam wadah kedua bersihkan semua larutan PK yang menempel pada tubuh koi dengan cara menggosok-gosok badan koi dengan tangan anda. Pastikan seluruh larutan terlepas dari permukaan kulit koi sebelum memasukan kembali koi ke dalam kolam.
- Larutan PK dapat mengotori pakaian dan sulit untuk menghilangkan noda akibat terkena larutan PK tersebut. Oleh sebab itu, pakailah baju lama anda.

Tindakan Pertolongan Pertama
- Jika sampai terhirup, maka berikan udara segar atau pernafasan buatan dan segera berkonsultasi dengan dokter
- Setelah kontak dengan kulit segera cuci tangan dengan air selama sekitar 15–20 menit
- Jika sampai tertelan jangan memaksakan muntah, tapi minumlah banyak air dan segera berkonsultasi dengan dokter
- Jika terkena mata, siram mata anda dengan banyak air setidaknya selama 15 menit dengan kelopak mata terbuka lebar dan segera hubungi dokter mata
Malachite Green
Malachite Green adalah bubuk yang mengandung pewarna Triphrnyl Methane yang seringkali digunakan untuk mengatasi serangan parasit dari golongan protozoa seperti Ichtyobodo, Flukes insang, Trichodina dan White Sspot juga sebagai fungsida. Malachite green lebih bagus jika digunakan bersama-sama dengan formalin. Malachite Green dapat berdampak buruk bagi filter biologi dan tanaman air.
Penggunaan bubuk Malachite Green dengan cara melarutkan ke dalam air dengan konsentrasi 1 %. Banyak dijual dipassaran yang sudah berbentuk larutan.
Dosis :
Dosis 0.1–0.2 ml dari larutan 1% per 10 liter air sebagai perlakuan perendaman jangka panjang. Pemberian dosis dapat dilakukan setiap 4–5 hari sekali sebelum pemberian dosis dilakukan, disarankan untuk mengganti air sebanyak 25%.
Dosis 1–2 ml dari larutan 1% per 10 liter sebagai perlakuan jangka pendek (30–60 menit) perlakuan dapat di ulang setiap 2 hari sekali dan dapat dilakukan sebanyak 4–5 ulangan.
Malachite Green dapat pula diberikan sebagai di sinfektan pada telur dengan dosis 5 ppm selama 10 menit.
Methilene Blue (Metil Biru)
Metil Biru merupakan pewarna thiazine yang digunakan sebagai bakterisida dan fungisida obat ini berpengaruh buruh terhadap filterasi biologi juga pada tanaman air. Metil biru efektif digunakan untuk pengobatan Ichthyopthirius (White Spot) dan jamur. Selain itu juga sering digunakan untuk mencegah serangan jamur pada telur ikan. Metil biru biasanya tersedia dipasaran dengan konsentrasi 1–2 persen, selain itu tersedia pula dalam bentuk bubuk.
Dosis :
- Untuk infeksu bakteri, jamur dan protozoa dosis yang dianjurkan adalah 2 ml larutan dengan konsentrasi 1 persen per 10 liter air. Dilakukan melalui perendaman jangka panjang.
- Untuk mencegah serangan jamur pada telur koi, dosis yang dianjurkan adalah 2 mg/liter. Caranya adalah dengan meneteskan sedikit demi sedikit pada bak pemijahan, sampai air berwarna biru jernih (air masih tembus pandang). Hal ini cukup dilakukan sekali saja hingga warna terdegradasi secara alami. Penggunaan PK di dalam Kolam Koi.